19 Februari 2017

PT Inti Tama Karsa 2017

Saya pernah menuliskan tentang sepak terjang PT Inti Tama Karsa pada tahun 2012 bulan 6, tapi herannya masih banyak juga teman-teman dan kawan-kawan yang terkena tipunya.

Berikut saya kutip beberapa korban PT Inti Tama Karsa setelah saya menuliskan artikel tentang penipuan yang dilakukan oleh PT Inti Tama Karsa.

Berikut kutipannya :

LAPOR! Saya rahmansyah 25th, Saya merasa tertipu oleh PT. Inti Tama Karsa yang beralamat di Gedung 17, No.17 Lt.3, Jalan Dewi Sartika, Kramatjati, Kota Jakarta Timur di karnakan pada saat saya melamar kerja di PT. Inti Tama Karsa saya langsung di interview, sesudah di interview Saya di minta uang sebesar Rp. 200.000,- sebagai jaminan masuk kerja, saya melamar sebagi kurir karena saya ingin cepat masuk kerja saya menbayar Dp tersebut, dan saya di minta datang kembali untuk interview kembali bertemu dengan supervisor dan ternyata saya di minta membayar kembali sebesar Rp. 500.000,- di karnakan saya sudah membayar Dp tersebut mau tidak mau saya harus membayar, dan 3 (tiga) hari kemudian saya di minta datang untuk seminar pelatihan tenaga kerja di Kalibata samping Kali Ciliwung di sana tidak di ajari sebagaimana kerja sebagai kurir, dari awal pembicaraan hanya di berikan motifasi dan cerita orang tersebut, setelah saya masuk kerja saya di posisikan sebagai MK, entahlah apa arti mk tersebut, dan saya di minta membuat iklan di media sosial yaitu membuat iklan palsu dengan honor yang menggiurkan dan yang saya heran perusahaan tersebut berani memakai nama PT bonafit untuk membuat pancingan agar banyak pelamar dan menguras uang pelamar oleh Perusahaan yang tidak jelas tersebut. Saya mohon dengan sangat untuk instansi terkait agar melakukan pengecekan dan menindaklanjuti perusahaan tersebut karena PT abal abal tersebut sudah membuka cabang di jabotabek. (sumber: https://www.lapor.go.id/id/1303765/indikasi-perusahaan-yang-menipu-pelamar-kerja.html), dikutip tanggal 19 Februari 2017.

Silakan langsung kunjungi sumber website untuk melihat bukti lapor dari korban.

0 komentar:

Poskan Komentar